This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 02 Februari 2012

Come....Training Testing For Teachers


Beragamnya kemampuan dan kompetensi peserta didik antar institusi edukasi, akan menyulitkan bagi sebuah instansi melihat tingkat kompetensi para calon karyawannya. Hal ini perlu dilakukan standarisasi kompetensi guna mempermudah mengukur tingkat kompetensi peserta didik. Sehingga pada akhirnya peserta didik juga mampu bersaing dengan peserta didik lainnya diluar institusi karena telah terstandarisasi secara nasional bahkan internasional.
 
Kegitan yang berkeja sama antara YPPH Depok dengan GM Solution mengelar come....training testing and see the differece of Microsfots office  Wors pada 21/01/12 bertempat di Gedung STIE Hidayatullah.

Testing yang di hadiri oleh pegurus unit yayasan dan guru di lingkungan Sekolah Integral Hidayatullah depok ini berlangsung pada pukul 08.00-15.00 WIB. Testing ini turut mengandeng Dinas Pendidikan kota Depok hal ini bertujuan perlunya menigkatkan mutu sumber daya insani minimal standarisasi penguna Microsoft.

Pertanyaan yang banyak diajukan para peserta GM solution: “Apa sebenarnya keuntungan yang kita dapatkan jika kita memiliki sertifikasi Microsoft?”. pertanyan yang disampaikan dan dijawab sendiri oleh GM solution selaku peyelenggara. Keuntugan tersebut diantaranya, Mendapatkan pengakuan untuk kompetensi atau skill dalam penggunaan teknologi Microsoft. Meningkatkan peluang karir profesional, khususnya terhadap produk dan teknology Microsoft dan memberikan nilai tambah untuk meningkatkan daya saing kita di dunia kerja. Ungkapnya 

Testing yang pertama diselengarakan GM solution di depok ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dasar para peserta yang nota bene bisa dikatakan hamir setiap hari mengunakanya. 

Pada forum ini dibagi dalam dua sesi, sesi pertama pembukaan dan training, sesi kedua tes kemampuan dasar yang soalnya 20 pertanyaan dalam bahasa ingris. Pada sesi kedua dilanjutkan setelah shalat Zuhur berjamaah, yaitu ujin yang akan diambil dua peserta passing score atau minimal score yang di butuhkan adalah 600 dari 1000 (score akan tampil secara otomatis saat tombol finish di klik). 

Setelah selesai semua peserta mengklik tombol finish maka keluarlah nilai semua peserta, ternyata hanya ada dua peserta yang lulus, Ust. Suyudi dari unit yayasan yang mendapat tugas sebagai kepala sekolah MA Integral dengan dan score 615. Sedangkan Hanifuddin dari unit kophida (koperasi pondok pesantren hidayatullah) mendapat score 630.

usai dinyatakan lulus dua peserta ini, maka akan melalui tahapan selanjutnya ujian oneline dengan 50 pertanyaan dengan durasi waktu 30 menit. diakhir sesi ini yang berhasil mendapatkan sertifikat internasional dari Microsoft office adalah Hanif yang biasa disapa yang juga alumni STIE lulusan tahun 2011. Selamat kepada saudara Hanif, semoga kedepan lebih bermakna dalam mengapai hidup.** Mohammad Khomaini


Kepala Kantor
YPPH Depok

BEM STIE Tawarkan Pendidikan Karakter


BEM (badan exsekutif mahasiswa) STIE Hidayatullah depok didukung yayasan Pondok Pesantern Hidayatullah Depok dan PT. Telkomsel menggelar kegiatan seminar pendidikan nasional.
Yang mengusung materi Optimalisasi Perab Guru dan Orang tua Mewujudkan Pendidikan Berbasis Karakter, (22/01/2012). Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB ini bertempat di Auditorium Gedung Gema Insan Cita.

Panitia menghadirkan pemateri Muhammad Fauzil Adhim, Psikolok, Konsultan Pendidikan, Penulis Buku Best Seller “ Positeve Parenting dan juga penulis tetap kolom parenting majalah Hidayatulah. Keberhasilan Pendidikan bukan dinilai dari banyaknya piala yang diperoleh Sekolah, bukan juga dari nilai terbaiknya UN. demikian penyampaian awal sesi seminar.

 
Seminar yang dihadiri ratusan peserta guru yang ada di Kota Depok  mayoritas perempuan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok  Bapak Nurdin mewakili Walikota Depok yang berhalangan hadir. 
Ayah dari tujuh Anak ini  mengajak kepada peserta seminar untuk menerapkan pendidikan berbasis karakter harus dimulai dari personal, karena karakter bukanlah serangkaian prilaku yang baik atau yang buruk. buka  juga berbagai kebiasaan yang mulia atau hina. karakter merupakan kualitas personal yang darinya memunculkan berbagai prilaku positif (bagi karakter positif) atau prilaku buruk sebagai cerminan karakter buruk.” Tandasnya, dengan semangatnya menatap peserta

“Materi yang disuguhkan sangat aplikatif. Berharap diwaktu lain kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali, dan juga kami memberi apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi panitia untuk terselenggaranya acara ini,” ujar Aminah, salah seorang peserta.


Kegiatan digelar dalam rangka turut mensosialisaikan metode dan model pendidikan Hidayatullah yakni Pendidikan Berbasis Tauhid, serta merubah mainset dan paradima berfikir para guru. terbentuknya karakter pada diri peserta didik membutuhkan proses dan pegorbanan. karena profesi seorang guru sangat mulia bila diniatkan karena Allah.
 

“Seorang pendidik baik dilingkungan sekolah maupun keluarga memiliki amanah yang berat dan tanggungjawab yang besar agar peserta didik dan anak menjadi lebih baik serta terbangunnya karakter positif yang kuat. Untuk tercapainya harapan ini dibutuhkan wawasan dan kreatifitas dalam menunjang hal tersebut, seminar ini diharapkan dapat menjawab dan memberi solusi,” demikian seorang ketua panitia Mazlis dalam sambutanya.


Alhamdulillah, acara berjalan sesuai yang di harapkan, ini berkat dukungan semua rekan-rekan amanah di lingkup BEM STIE Hidayatullah Depok dan khususnya Pemerintah Kota Depok. ** Mohammad Khomaini

Kepala Kantor
YPPH Depok 

Kamis, 12 Januari 2012

“Flying Fox” TK Islam Integral Yaa Bunayya


“Enak, enaak, enaaakk…” Azkiyah berlari-lari kecil ke arah kawan-kawannya sembari kegirangan. Bocah berusia 4 tahun itu bukan habis makan kue atau minum susu, dia baru saja meluncur dari sebuah menara berketinggian hampir 10 meter.

Selasa (20/12) pagi itu, puluhan murid-murid TK Islam Yaa Bunayya sedang menguji adrenalin dan ketangkasan di bawah panasnya terik matahari. Mereka mengikuti outbound yang diadakan pihak sekolah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin sekolah dasar kanak-kanak yang dikelola Pondok Pesantren Hidayatullah, Depok, Jawa Barat tersebut.

Dalam tiap semester, pelatihan ini digelar di tempat berbeda. Pagi itu mereka menggaet outbound trainer dari Tim SAR Hidayatullah yang memang sudah berpengalaman di bidangnya.

Rangkaian pelatihan manajemen diri itu meliputi titian tali, flying fox dan lain sebagainya. Sekitar 60 murid putra-putri TK Yaa Bunayya dibagi menjadi 6 kelompok. Terdiri dari sekitar 10 murid, masing-masing kelompok diberi nama para sahabat Rasulullah SAW seperti  Abu Bakar, Umar dan Usman. Mereka begitu menikmati berbagai macam permainan yang disajikan. Termasuk Azkiyah, di bawah bimbingan para trainer nasional, dia sama sekali tidak terlihat gentar saat harus bergelantungan di tali tambang sepanjang sekitar 30 meter, meluncur deras dari menara penampungan air yang terdapat di salah satu sudut ponpes tersebut.
“Enak kok seperti perosotan,” ujar Azkiyah, putri dari Suheri Abdullah kepada teman-temannya. Saat itu seorang kawan mereka tampak ragu-ragu melanjutkan flying fox-nya.

Bagi TK Islam yang terletak di Jalan Raya Kalimulya, Sukmajaya, Depok tersebut, pelatihan itu bertujuan menanamkan nilai-nilai positif termasuk keberanian bagi anak-anak sejak dini.

“(Outbound ini) untuk melatih kepercayaan diri, kemandirian, keberanian, tanggung jawab dan kerjasama,” ujar Yauma AQJ, salah satu guru taman kanak-kanak tersebut.

Suheri sendiri merupakan anggota Tim Outbound SAR Hidayatullah. Bersama rekan-rekannya, pria asal Padang ini sudah malang melintang di dunia self management. Bukan cuma outbound, timnya juga kerap melaksanakan pelatihan Search and Rescue (SAR) di berbagai daerah di Indonesia.**


Kepala Kantor
YPPH Depok

Baca Juga!!!