This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Seminar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seminar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2013

Pendidikan Holistik Berbasis Karakter

Pengembangan dan pendidikan usia dini merupakan investasi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keluarga sebagai lembaga pendidikan yang pertama dan utama bagi anak sangat pontensial untuk mendukung mereka sejak usia dini, oleh karenanya upaya percepatan pemberian layanan pendidikan bagi anak usia dini perlu dibarengi dengan pemberdayaan keluarga agar pendidikan usia dini menjadi gerakan nasional.

Sebagai upaya mencerdaskan sumber daya manusia, SD Integral Hidayatullah bersama Komite Sekolah yang diketuai Desy Noor, mengelar Seminar Parenting bersama Maghfiroh Yenny, (Penulis buku Holistic Character) dengan tema “Mengenal Karakter Dasar dan Mengoptimalkan Kecerdasan secara Holistik Sejak Dini’, Sabtu, 30 Nov 2013, bertempat  Aula Pusdiklat Hidayatullah Depok  dimulai pada pukul 09.00-12.00.

Keteladanan diri, dan lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap karakter anak, Ujar, Annisa Sabrina, salah seorang peserta. Apresiasi dan pola asuh orang tua juga menetukan keberhasilan anak, tambah, Sabrin biasa di sapa

Sedangkan acara paralel dengan forum ayah bersama ust. Sohibul Anwar (Instruktur Hidayatullah Tingkat nasional). seminar tersebut dihadiri oleh seluruh wali siswa/i sekaligus pemberian kisi-kisi untuk semester gasal yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada pekan ke dua Desember ini.

Teks : Muh. Khumaini dan Neny Seytawaty
Foto : Neny Setyawati

Rabu, 23 Januari 2013

Workshop Parenting "Menegakkan Disiplin Tampa Tekanan"

Semangat Menegakkan Peraturan

Kita pasti punya kesimpulan yang sama tentang peraturan. Kita akan mengatakan bahwa memang tidak mudah untuk bisa menegakkan disiplin buat si kecil di rumah. Membuat disiplin memang gampang, tapi untuk bisa menegakkannya dan menjadikannya dipatuhi,  ini dia yang sulit. Cuma, pilihan kita memang bukan soal mudah atau susah.

Susah atau mudah tetap perlu kita lakukan. Disiplin sangat berguna buat perkembangan anak. Disiplin akan membentuk karakter dan karakter ini akan membentuk nasib. Agar disiplin itu bisa dipatuhi, beberapa tips dalam menanamkan pendidikan karakter di rumah anda.

Keseimbangan
Jangan semuanya didisplinkan, nanti akan terasa kaku dan ketat. Seimbang antara apa yang harus didisiplinkan dan dibiarkan (untuk melatih kreativitas) Disiplin itu kita buat untuk kebaikan / kemaslahatan anak, bukan untuk memenuhi ego kita. Kita menjadi orang yang menekan anak, bukan menjadi pengembang.

Berproses / Bertahap
Buatlah disiplin setahap demi setahap. Hindari memberondong anak dengan seabrek disiplin. Ini akan membingungkan dan sulit ditaati.

Bersahabat namun tegas
Komunikasikan disiplin itu dengan cara-cara yang bersahabat, namun harus ditegakkan dengan tegas (bukan dengan kasar). Ketika pelanggaran terjadi, harus ada konsekuensi / pertanggung jawaban.

Konsisten
Ini memang harus ada contoh dari kita. Mana mungkin anak bisa konsisten kalau kita sendiri tidak konsisten. Disiplin bangun pagi harus dicontohkan dari kita.

Idealnya, disiplin apapun yang akan kita tegakkan itu sudah kita komunikasikan atau sudah kita sepakati lebih dulu. Kesepakatan akan sangat membantu dan akan

terasa lebih bersahabat. Juga penting adalah memberikan reward, dalam bentuk apapun, baik ucapan, perlakuan, atau pemberian hadiah, jika si anak berhasil menaati disiplin tertentu.

Jangan sampai kita hanya menghukumnya ketika melanggar, tapi dingin-dingin saja ketika anak berhasil mematuhinya. Reward juga akan membuat anak semakin pede bahwa dia mampu.

Hal yang penting lagi adalah perlu pendukung. Misalnya kita mendisiplinkan anak harus belajar malam. Tentu, kita perlu menciptakan pendukung. Katakanlah kita sepakat untuk tidak ada yang menyalakan televisi atau bikin acara yang mengganggu.

Demi tercapaianya harapan antara orang tua dan sekolah. SD Integral Hidayatullah Bersama Komite Sekolah akan menyelengarakan workhsop parenting yang akan di selegarakan pada Hari/Tanggal: Sabtu, 26 Januari 2013 Waktu : Pukul 09.00 - 11.45 WIB, Bertempat di Gedung Sekolah Integral Hidayatullah, bersama Fitri M. Syahrul, Psi. Msi. ( Ketua  Asosiasi Psikologi Indonesia) dengan Tema "Menegakkan disiplin Tampa Tekanan"  demi buah hati anda untuk menjadi orang tua dan guru istimewa jangan lewatkan workhsop tersebut peserta terbatas.

Telp 021- 70854242
Panitia 0813 2827 5822
Admin*

Jumat, 23 Maret 2012

Pelajar Mewarnai Dunia


Budaya sebuah bangsa yang maju di antaranya dapat dilihat dari jumlah peninggalan literaturnya. Jejak rekam gagasan dan pemikiran tersebut, akan menjadi warisan penting untuk meningkatkan pembangunan karakter sebuah bangsa. Krisis karakter yang terjadi saat ini, salah satunya disebabkan oleh lemahnya pengembangan keahlian di bidang ini. Kecenderungan “malas” menulis, berdampak pada tidak adanya warisan gagasan melalui literatur yang baik sebagai landasan perubahan dan perbaikan.

Hal tersebut mengilhami OP3H (Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Hidayatullah) dengan menyelengarakan Bedah buku “Mewarnai dunia dengan menulis” bersama M. Anwar Djaelani, M.Si Dosen STAIL Hidayatullah Surabaya dan Peneliti Inpas serta workshop dan pembentukan Forum Pelajar Islam Menulis (forpim) pada 3 Maret 2012 di Masjid Ummul Qura’ PP Hidayatullah Depok yang di ikuti oleh Pelajar Sekota Depok

Budaya lisan yang kental dan kuat secara turun temurun harus bisa dialihkan dalam kebiasaan budaya tulisan, agar generasi mendatang masih bisa dan tetap menikmati serta merasakan kebaikan dan keluhuran budaya nenek moyang.

Banyak perubahan yang bisa dilakukan dengan menulis, sebab tulisan dapat mempengaruhi pemikiran, konsep diri dan perilaku, serta tatanan kehidupan sosial budaya masyarakat suatu bangsa. Dengan menulis, kita dapat mengubah dunia tanpa harus menjelajahi dunia, mengubah sistem ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta perpolitikan tanpa harus ikut politik praktis.
Banyak literatur dunia yang sangat memberikan kontribusi penting dalam sejarah peradaban umat manusia. Misalnya buku The Prince, Machiaveli telah menginspirasi pemimpin sekelas Hitler, Stalin, dan Napoleon. Buku The Origin, membuat Darwin dapat mempengaruhi pola pikir manusia tentang Tuhan. Sementara Das Capital, karya besar Karl Marx, telah memberi dampak pada pertentangan ideologi yang sangat tajam hingga saat ini.

Kondisi tersebut secara jelas sebenarnya telah menunjukkan sesuatu yang tak dapat dipungkiri bahwa kegiatan menulis sangat besar peranannya dalam membuka dan mewarnai kehidupan dunia.

Kemajuan teknologi dan perkembangan dunia saat ini memungkinkan seseorang untuk lebih produktif dalam menulis, menuangkan ide dan gagasan, ilmu dan  pengetahuan, curahan rasa, bahkan hingga profokasi. Banyak media alternatif makin mempermudah aktifitas, kretifitas dan inspirasi dalam menulis. Semua itu membuat menulis menjadi sebuah kegiatan yang menarik, mudah, dan mengasyikkan. Menulis dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja segala usia dan tingkat strata kehidupan manusia. Membaca membuka jendela dunia. Menulis, membuka dan mewarnai dunia. Mohammad Khomaini

Baca Juga!!!