This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2013

Kewajiban Orang Tua

Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya kewajiban orang tua dalam memenuhi hak anak itu ada tiga, yakni:
Pertama, memberi nama yang baik ketika lahir.
Kedua, mendidiknya dengan al-Qur’an dan
ketiga, mengawinkan ketika menginjak dewasa.”
Subhanallah, Sungguh tugas yang amat berat menjadi ortu.

Kewajiban Level Pertama
Ketika ANAK lahir, ORTU harus memberi nama.
Inipun bukan hal yang main-main. Bukan Sekedar memilih nama. Tapi, nama adalah doa. Di mana setiap orang memanggilnya, berarti mendoakan.

Kewajiban Level Kedua
Ketika usia sekolah, orang tua pun disibukkan memilih sekolah. Tapi, dari hadits di atas, rasul telah mensyaratkan bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mengajarkan alquran, yang mengintegrasikan materi dengan dalil (alquran dan alhadits). Dan ciri pendidikan alquran adalah mendidik berbasis tauhid, dengan indikator ALLAH ORIENTED.

Kewajiban Level Ketiga
Dan kewajiban yang terakhir adalah menikahkan anak jika sudah dewasa. Inipun bukanlah masalah yang mudah. Menikah adalah menggenapkan 1/2 DIIN, agar menjadi DIIN yang benar. Dan setiap ortu pasti menginginkan pasangan yang bisa membawa anaknya menuju kebaikan dunia dan akhirat.

Wahai para orang tua, sudah sampai level manakah kewajibanmu? Alhamdulillah, saat ini sudah memasuki proses level 2 awal. Namun, meski ananda baru di usia sekolah, saya memiliki banyak keponakan yg sdh memasuki usia dewasa…
Nah, akhirnya, saya pun sdh memasuki (latihan) level 3 dg perasaan yg (ikutan) dag-dig-dug.
Saya mencoba mendalami perasaan ini. Sungguh, hanya Allah yang mengetahui umur, rizki dan jodoh.
Tapi, ingat Allah tidak akan merubah nasib seseorang hingga ia sendiri yang merubahnya.

Semoga Allah selalu memberikan kemudahan dalam setiap urusan kakak-kakakku, khususnya yang sdh memasuki level 3.

To be continued … (insya Allah).

Teks: Neny Setyawati
Kepala Sekolah SD Integral Hidayatullah Depok

Jumat, 29 November 2013

Belajar di Ruang Terbuka

Siswa-siswi SD Integral Hidayatullah sedang belajar di ruang terbuka, kamis (28/11). Belajar sambil refreshing di udara terbuka seperti ini bisa menambah semangat belajar anak karena suasananya tidak tegang seperti di dalam kelas.

Belajar di luar ruangan kelas merupakan salah satu upaya terciptanya pembelajaran terhindar dari kejenuhan, kebosanan, dan persepsi belajar hanya di dalam kelas. “Pembelajaran tak perlu melulu dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa dilaksanakan di luar kelas Ujar Yuli, seperti di tempat-tempat terbuka tempat manusia bisa saling berinteraksi lapangan, dibawah pohon, halaman, teras” Imbuhnya

“Sengaja, kami mengajak para siswa untuk belajar di halaman Sekolah agar mereka tidak jenuh, dan dapat mengembangkan kreativitas serta melihat berbagai hal untuk mengglobal,” Ungkap Yuli Nugraheni, Kurikulum SD Integral.

Asik belajar di luar kelas bisa sambil santai, ungkap Arya Hasbi Nugroho siswa kelas 2 yang cita-citanya ingin menjadi Preesiden. “Belajar di bawah pohon gak ngebosenin” apa lagi udaranya sejuk,  papaarnya sambil menulis jawban soal dari ustazah.

“Mengajak siswa belajar di luar kelas dapat memberi pengaruh positif, dapat menambah wawasan, bahkan dapat langsung diaplikasikan di lapangan,”  ayo terus semangatya, karna belajar gak harus di kelas melulukan.

Kamis, 28 November 2013

Penerimaan Siswa Baru Sekolah Integral

Sesunguhnya awal mula ilmu itu adalah niat, lalu mendengar, memahami, mengamalkan, menghafal dan kemudian menyebarkan. itulah ungkapan kepala sekolah SMP Integral Hidayatullah Abdurrohim, M.Pd.I di saat apal pagi di halaman sekolah.

Ia juga menyampaikan progam unggulan SMP integral dihadapan para guru dan siswa ada lima, Pembiasaan ibadah terkontrol, tahfizul quran minimal 6 juz, lulus UN nilai Rata-rata 7.00, berbahasa arab dan ingris, perpaduan kurikulum diknas dan kurikulum integral ungkapnya.

Untuk mencapai target semua itu siswa harus melaksanakannya dengan proses pembelajaran yang telah ditentukan oleh sekolah bersama ustadz, yang dimulai dengan niat dan penyadaran diri buka hati dengan pendidikan tauhid.

Oleh karenanya sekolah yang akan menuju RSBI (rintisan sekolah berbasis internasional) ini pada tahun ajaran 2014/2015 membuka pendaftaran siswa baru dari jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP, MA.
Adapun waktu pendaftaran sebagai berikut:

Gelombang I 1 Oktober 2013 – 20 Januari 2014
Tes Kemtangan 25 Januari 2014
Pengumuman Tes 15 Februari 2014
Daftar ulang 16-28 Februari 2014

Gelombang II 26 Januari 2014 – Maret 2014
Tes Kemtangan 30 MAret 2014
Pengumuman Tes 14 April 2014
Daftar ulang 20-30 April 2014

Tempat Pendaftran Sekretariat PSB Pesantren Hidayatullah Depok
Telp 021-8790 9613, 0812 8178 9679

TK, PG, Beby House telp 021-7783 5354, CP Neneg Asih 0857 1521 4068
SD Telp.021-7085 4242 Cp Marina Saputri 0813 1100 4026
SMP-MA 021-7783 5353 Abdurrohim 0813 1702 1942
Pendaftaran sesaktu-waktu di tutup bila kuota telah terpenuhi

Selasa, 22 Januari 2013

TIPS MEMILIH SEKOLAH

Setiap menjelang tahun ajaran baru, hampir semua orang tua bingung mencari sekolah yang tepat untuk putra putrinya. Setiap orang tua tentu ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk buah hatinya. Berikut beberapa tips memilih sekolah yang baik.

1. Perhatikan lingkungan sekolahnya
Kenapa lingkungan perlu diperhatikan ketika kita memilih sekolah? Karena lingkungan bisa mempengaruhi kelancaran pendidikan. Lingkungan yang bising bisa mengganggu proses belajar mengajar. Demikian pula dengan lingkungan yang perilaku penghuninya tidak islami,bisa memberi pengaruh tidak baik kepada anak didik. Yang perlu juga diperhatikan dalam hal ini adalah kebersihan dan ketertiban lingkungan sekolah.

2. Perhatikan output atau alumninya
Menilai sekolah ideal atau tidak, bisa juga dengan cara melihat kualitas alumninya, sebab mereka adalah produk dari lembaga tersebut. Meski tidak ada jaminan sekolah yang baik alumninya secara keseluruhan pasti baik. Namun jika secara kuantitas alumninya rata-rata baik, sekolah tersebut layak diperhitungkan. Sebaliknya, jika siswa yang masuk berkualitas, namun kelulusannya biasa-biasa saja, brarti sekolah tersebut tidak baik.

3. Perhatikan profil pendidik atau gurunya
Profil pendidik perlu juga diketahui untuk melihat kompetensi mereka. Ini tidak bisa hanya terpaku kepada gelar akademis saja, karena tidak sedikit mereka yang tidak menyukai bidang yang digeluti.Termasuk dalam kompetensi ini adalah perilaku pendidik. Karena yang perlu diambil oleh siswa dari guru bukan hanya ilmunya namun juga akhlaqnya.

4. Perhatikan kurikulumnya
Yang harus dipetimbangkan dalam memilih sekolah adalah kurikulum pembelajaran. Di sini kita bisa mengetahui prosentase pendidikan ke-Islaman dan materi apa yang menjadi prioritas sekolah.Termasuk dalam lingkup ini metode pendidikan serta misi dan visi lembaga pendidikan.

5. Perhatikan fasilitasnya
Selain beberapa hal di atas yang perlu juga dipertimbangkan dalam memilih sekolah adalah fasilitas yang disediakan. Tentunya yang dimaksud di sini adalah fasilitas yang mendukung program pendidikan, karena ada pula sekolah-sekolah yang menyediakan banyak fasilitas walau sebenarnya fasilitas tersebut tidak selalu mendukung proses tersebut.

6. Perhatikan biayanya
Faktor biaya juga perlu diperhitungkan terutama bagi orangtua yang penghasilannya pas-pasan. Hendaknya orang tua/wali murid memilih sekolah yang pembiayaannya terjangkau oleh kemampuan ekonominya. Yang masuk dalam hal ini adalah biaya transportasi, uang saku, perlengkapan sekolah dan lain-lain.

Sumber: Suara Hidayatullah Edisi Khusus (Januari, 2011)
Admin*

Selasa, 18 Desember 2012

Outbound Cerdaskan Anak

Muhammad Iqbal Hafiz adalah siswa Tk Yaa Bunayya Yang biasa pangil Hafidz mengikuti outbound yang diselengarakan sekolah tersebut 18 Desember 2012. Tumbuh suasana keceriaan di wajah para siswa-siswi ketika menikuti ice breaking. Berbeda halnya ketika belajar di kelas. Ketika para siswa mengikuti antrian untuk Flying Fox, satu demi satu siswa mengikutinya dengan gembira dan merasa senang. namun pada giliran Hafizd dengan beraninya dan Pedenya menaiki tangga yang telah disediakan, pada saat fliying tampak rasa takut dengan memegang tali yang sedemikian erat, sehingga tim outbound meyakinkan dahulu dan merayunya supaya mau. ketika telah yakin maka hafizd pun fliying yang diikuti dengan sorak-sorai teman-teman yang dibawah. Kemudian ia berkata 'horee aku bisa".

Itu tadi sebagian dari program outbound for kids yang diselengarakan TK Yaa Bunayya yang bernaung dibawah yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah menjelang liburan dan penerimaan rapot semester satu. Hal ini merupakan sarana untuk membangun dan memajukan sumber daya manusia yang dapat membangun karakter dan melatih para pelajar mulai dari tingkat Taman kanak kanak. Salah satu tujuan yang dibangun adalah mengajarkan anak untuk berfikir, menguatkan nilai diri yang bertumpu pada kasih sayang dab saling menghargai, Membantu menguasai perasaan, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain, membuka diri terhadap lingkungan dan saling peduli antarsesama dan membangun sikap kepemimpinan.

Begitu juga untuk menumbuhkan kecerdasan kinestetik jasmani, berbagai permainan dilakukan seperti misalnya panjat jaring, meniti tali, flying fox, merayap, berayun bak tarzan, dan small climbing. Sedangkan kecerdasan musical dilatihkan ketika sedang hiking, anak-anak diajak menyanyikan lagu yang sesuai misalnya lagu naik-naik ke puncak gunung atau menanam jagung.

Pada kegiatan outbound, permainan tidak hanya dilakukan secara pribadi tetapi juga kelompok. Ada permainan kompetitif yang seru dan membuat anak saling membentuk kerjasama kelompok. Contoh-contoh permainan kompetisi yang dilakukan seperti transfer bola, busa berjalan dan karpet terbang akan menumbuhkan kecerdasan antar pribadi dari anak-anak.

Di sela-sela aktivitas yang menguras tenaga, anak-anak diminta untuk membuat kolase dengan menggunakan bahan-bahan dari alam sekitar. Kegiatan ini akan membuat anak memahami betapa beragamnya ciptaan Tuhan di tengah lingkungan yang alami. Pada jenis kecerdasan yang disebut oleh Thomas Amstrong sebagai kecerdasan natural, tentu saja ini adalah the last but not the least at all. Karena alam terbuka itu sediri merupakan media belajar. Ketika anak-anak berinteraksi langsung dengan tanah, air, daun, dan ikan adalah saat yang tepat bagi anak-anak lebih mengenali dan menghayati alam melalui seluruh panca inderanya.


*Admin

Selasa, 09 Oktober 2012

PSB SD IT Hidayatullah


Anak adalah anugerah sekaligus amanah yang diberikan Allah Ta’ala kepada kita. Anak ibarat tambang yang memiliki permata-permata berharga di dalamnya. Hanya pendidikanlah yang mampu mengeluarkannya, sehingga manusia mendapat manfaat darinya, karena kebaikan akhlak dan pengabdiannya bagi sesama.

Melalui program pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid ke seluruh kurikulum dan aktivitas belajarnya, SD Integral Hidayatullah merupakan partner orang tua dalam membantu menggali seluruh potensi pada diri anak, supaya dapat dikembangkan secara optimal.

SD Integral Hidayatullah berada di lingkungan kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, yang memiliki visi membangun peradaban Islam. Terletak di wilayah yang strategis, asri, aman, dan nyaman dengan konsep miniatur masyarakat islami sebagai wahana aplikasi pendidikan integral berbasis tauhid.

Seluruh proses pendidikan di SD Integral Integral Hidayatullah, bertujuan untuk mengenalkan Allah Ta’ala sebagai Robbnya, Nabi Muhammad SAW sebagai tauladannya, dan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Akhlaqul karimah ditanamkan melalui pembiasaan dan membaca Al-Qur’an dilakukan setiap hari. Memperhatikan kebutuhan anak merupakan sesuatu yang sangat penting bagi sekolah ini. Hal tersebut dimaksudkan agar setiap anak dapat menikmati saat-saat yang paling indah dan menyenangkan dalam hidupnya.

Dengan pendekatan berbagai metode pembelajaran serta mengaplikasikan Integral Learning dan Multiple Intelligence, serta proses pembelajaran yang sesuai tahap perkembangan anak, diharapkan tumbuh dalam diri anak minat belajar yang tinggi serta anak mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Sehingga, anak-anak kita kelak menjadi muslim-muslimah yang tidak kehilangan jati diri sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya.

Pendaftaran Gel. 1 : 1 Oktober 2012 -29 Desember 2012
Tes Gel. 1 26 Januari 2013
Pendaftaran Gel 2 : 2 Januari-30 Maret 2013
Tes Gel 2 13 April 2013
Pegumuman Gel 1 16 Februari 2014
Kuota Terbatas

Sekretariat 021-8790 9613
Sekolah 021- 7085 4242
Admin

Jumat, 17 Agustus 2012

Jadwal Masuk Sekolah

Diumumkan kepada segenap siswa/i TK dan SD Integral mulai aktif sekolah pada hari Senin, tanggal 3 Setember 2012. Untuk siswa SMP dan MA Integral Hidayatullah masuk asrama pada hari Sabtu, tanggal 1 September 2012.

Demikin informasi ini disampaikan agar dapat menjadi perhatian kita.
Admin

Jumat, 29 Juni 2012

Informasi Masuk Sekolah SMP-MA Integral Hidayatullah

Tampa terasa waktu masuk sekolah sudah semakin dekat, setelah libur cukup panjang usai melaksanakan UN baik siswa SD, SMP maupun tingkat SMA. Buat kamu yang sudah mendaftar dan mengambil formulir bersama orang tua pada sekolah unggulan integral berbasis tauhid Hidayatullah SMP-MA. Berikut ini kami informasikan penerimaan siswa baru.

 Daftar ulang pada tanggal 01-10 juli 2012

a. Kelengkapan adminstrasi
b. Mengembalikan formulir
c. Foto copy ijazah dilegalishir 2 lembar
d. Foto copy SKHUN dilegalishir 2 lembar
e. Pas foto 2x3 dan 3x4 masing-masing 3 l3mbar

Masuk Asrama 15 Juli 2012
 a. Tes kemampuan dasar siswa (PAI, Baca Al-Quran, praktek ibadah)
 b. Orientasi orang tua wali
 c. Membawa perlengkapan yang tertera pada panduan PSB
d. Siswa masuk Asrama setelah administrasi dan keuangan telah selesai

 Demikian informasi ini kami sampaikan semoga bermanfaat

Sekretariat: Jl. Raya Kalimulya Rt 01/05 Cilodong Kota Depok Pesantren Hidayatullah. Telp : 021-8790 9613 atau 0813 6655 4740, 081 7918 9568

Jumat, 22 Juni 2012

Menjadikan Al Qur’an Sebagai Sumber Peradaban


November lalu (29/11/2011) seusai Subuh, tim redaksi Buletin Pesantren Hidayatullah berkesempatan silaturahmi dengan salah satu dosen teladan STIE Hidayatullah, yaitu Prof. Suryanto. Ayah dari tiga anak ini menceritakan kesyukurannya yang mendalam bisa berkontribusi dalam proses pendidikan dan kaderisasi da’i di Hidayatullah. 

Berikut hasil wawancara kami dengan pria yang mendedikasikan hidupnya pada pengembangan da’i nusantara ini.

Bagaimana awalnya anda mengenal Hidayatullah ?
Awal saya mengenal Hidayatullah, bermula dari pertemanan saya dengan Dr. Abdul Mannan. Beliau merupakan teman akrab saya ketika kami dulu sama-sama belajar di kampus Borobudur.
Kami dulu sering berdiskusi dan bertukat pikiran mengenai hal-hal actual pada saat itu. Hingga pada akhirnya, beliau mengenalkan keberadaan Ormas Hidayatullah secara detail akan visi, misi dan tujuan Ormas Hidayatullah. 

Dari situlah saya mulai tertarik akan keberadaan ormas tersebut. Dan, pada akhirnya saya menawarkan diri untuk dapat berperan aktif di lembaga tersebut. Ternyata beliau menyambut hangat tawaran saya.
Akhirnya saya terlibat di salah satu lembaga pendidikannya, yakni pada Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Hidayatullah, pada saat itu. Dan sekarang sudah mengalami peralihan nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok. 

Atas kehendak Allah SWT, hingga saat ini saya masih konsisten terhadap ormas Hidayatullah dalam mentransfer ilmu yang saya dapat kepada calon kader sarjana da’i muda Hidayatullah.

Apa yang membuat profesor tetarik mengajar mahasiswa di STIE Hidayatullah?
“Hidup bukan hanya di dunia saja, akan ada kehidupan setelahnya”. Dari renungan tersebut, saya merasa akan sangat merugi dan sia-sia, jika saya tidak berbuat untuk kehidupan yang akan datang. Kehidupan yang akan menjadi bukti akan aktifitas yang telah kita lakukan di dunia. 

Kita semua yang hidup di dunia ini akan dipanggil menghadapnya, mempertanggung jawabkan segala aktifitas yang telah kita lakukan di dunia. Hanya amal ibadalah yang akan menemani kita menghadapnya.
Setelah saya memahami akan tujuan Hidayatullah, saya merasa cocok dan tertarik untuk mengajar mahasiswanya. Ini semua saya dedikasikan untuk bekal di akhirat kelak. Sebagai lahan ibadah saya dalam mengisi aktifitas kehidupan yang hanya sesaat ini. 

Pernah suatu saat saya merasakan kondisi badan yang tidak sehat, dengan kondisi badan yang seperti itu, amatlah susah bagi saya untuk berangkat menuju ke kampus untuk bertatap muka dengan mahasiswa..
Karena STIE sudah saya anggap sebagai bagian dari hidup saya, sayang rasanya bila saya tidak bisa bertatap muka dengan mahasiswa di sana. Akhirnya, saya meminta bantuan istri untuk mengantarkan ke kampus STIE. Dengan penuh semangat, istri berkenan mengantarkan saya. Allah SWT, selalu memudahkan setiap niatan baik kita.

Calon sarjana da’i Hidayatullah ini merupakan putra-putra pilihan dari daerah masing-masing, dengan berbagai kultur yang berbeda pula. Apa yang prof rasakan ketika membimbing mereka belajar ?
Banyak sekali yang saya rasakan ketika saya mengajar calon mahasiswa da’i Hidayatullah. Benar, mereka dari berbagai daerah dengan kultur yang berbeda. Ini merupakan salah satu yang membuat saya tertarik berbagi ilmu dengan mereka. 

Saya akan sangat senang jika dikemudian hari ilmu yang saya sampaikan berguna di masyarakat. Dan hasil dari itu semua, Allah SWT selalu memberi kemudahan kepada saya dalam melaksanakan setiap aktifitas yang akan dilakukan. 

Kemudahan-kemudahan selalu menghampiri saya. Ini semua merupakan timbal balik yang diberikan Allah SWT. Dan dapat mensyukuri setiap apa yang diberikan-Nya merupakan anugerah bagi saya.

Konsistensi untuk berjuang itu sebuah harga yang mahal. Motivasi apa yang membuat anda konsisten memberi pengajaran pengetahuan kepada calon sarjana da’i muda ?  

Mencerdaskan da’i. Mereka adalah harapan ummat, keberadaan mereka selalu dinanti oleh puluhan juta warga Indonesia. Menanti akan adanya pemimpin yang memiliki jiwa revolusioner dalam mewujudkan kemaslahatan. Terjaganya akidah, tatanan masyarakat yang kondusif, pemulihan stabilitas ekonomi, dan dapat memberikan solusi lainnya dalam berbagai aspek kehidupan. 

Mereka adalah calon sarjana da’i yang harus mendapatkan bekal ilmu yang cukup. Sehingga masyarakat nyaman dengan keberadaan mereka kelak di tempat tugas masing-masing. Banyak di tanah air kita, lulusan sarjana yang kurang terakomodir. Setelah selesai kuliah, tidak sedikit dari mereka tidak tahu akan melakukan apa. Berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun hanya berada didalam rumah, tanpa menghasilkan karya nyata.

Seperti apa, harapan kedepan yang sangat profesor inginkan ?
Keberadaan ormas Islam yang dapat menentramkan dan memberi kemaslahatan bagi semua ummat manusia. Dan saya berharap, akan dapat diwujudkan oleh Ormas Hidayatullah, melalui sarjana da’i mudanya.
Apalagi sekarang, Ormas Hidayatullah sudah tersebar di seluruh nusantara, semoga hal tersebut dapat terrealisasi dengan baik. Dan mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat, pemerintah dan ormas-ormas Islam lainnya. 

Melalui lembaga dakwah ini, kita semua berharap akan terwujudnya tatanan kehidupan yang sesuai dengan apa yang telah di contohkan Rasulullah. Yakni penerapan nilai-nilai keislaman dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat.
Tentunya dalam mendidik mahasiswa ada hal-hal yang kurang berkenan. Apa suka duka professor dalam mendidik mahasiswa STIE?
Jujur, selama ini saya belum merasakan ada duka atau stigma negatif yang saya rasakan. Saya merasa nyaman setiap kali saya melangkahkan kaki di kampus yang memberi ketentraman ini. Setiap saya ada jadwal mengajar, saya selalu merasa ada sesuatu yang berbeda. Semangat mengawali setiap aktifitas dan berjalan dengan biak. Semua ini berkat do’a-do’a dari mahasiswa.

Pernah ketika beliau mengalami fluktuasi iman, ada hasrat untuk meninggalkan tanggung jawabnya sebagai dosen di STIE, akan tetapi ketika beliau beberapa hari menyengajakan diri tidak menghadiri pertemuan dengan mahasiswa, beliau mendapat teguran dari Allah SWT, mobil yang beliau kendarai menabrak dan mengalami cidera yang serius. Dari kejadian tersebut, beliau memuhasabah diri, bahwa apa yang telah dialami merupakan teguran langsung dari Allah SWT, karena melalaikan tugasnya sebagai khalifah. 

Profesor yang mengampu mata kuliah Ekonomi Mikro dan Makro ini selalu hadir pukul 06:00 pagi. Profesor yang telah sepuluh tahun berkontribusi di Hidayatullah ini bercita-cita bisa menyelenggarakan pendidikan Program Pascasarjana di kampus tersebut.

Cita-cita mulia ini akan implementasikan dalam waktu dekat ini dengan segera mengundang seluruh sarjana da’i muda yang sebelumnya telah melaksanakan tugas dakwah di daerah. Semoga niat besar Prof. Suryanto itu dikabulkan oleh Allah SWT, amin, ***Heru Susanto

Sabtu, 26 Mei 2012

No corat-coret di hari terakhir UN

Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah dasar dan sederajat di Kota Depok diacungi dua  jempol, karena dinilai berlangsung lancar dan tertib. 

Penilaian tersebut disampaikan pejabat Dinas Pendidikan Jawa Barat seusai memantau pelaksanaan UN hari kedua di sejumlah sekolah dasar di Kota Depok.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) menilai, dua hari pelaksanaan ujian nasional (UN) Sekolah dasar (SD) di Kota Depok berjalan lancar, aman dan tertib.Termasuk pendistribusian lembar soal dan lembar jawaban komputer. 

Dadang mengungkapkan, “penilaian lancar dan tertibnya pelaksanaan UN SD di Depok tak hanya didasarkan pantauan dirinya saja, melainkan atas laporan 12 anggota tim monitoring yang disebar di seluruh wilayah Depok”. “Tim monitoring juga melaporkan hal yang sama, ” ujarnya.
Setelah berlangsung selama tiga hari, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah dasar dan sederajat di Kota Depok resmi berakhir, kemarin 9/5/2012.

Tidak ada aksi corat-coret baju seragam sekolah ataupun aksi tak terpuji lainnya seperti tawuran, di hari terakhir UN tersebut. Semuanya berlangsung kondusif.

“Alhamdulillah tidak ada aksi coret-coret baju atau dinding dari awal berdirinya sekolah Dasar Integral Hidayatullah yang berlokasi di kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Anak-anak pulang ke rumahnya masing-masing. Mereka mematuhi imbauan yang kami sampaikan melalui orang tuanya, sebelum pelaksanaan UN,” ujar Kepala UPT Pendidikan TK/SD Cilodong, Use Supriadi, kemarin.

Menurut Use, pihak telah mengantisipasi terjadinya corat-coret baju yang umumnya dilakukan siswa setelah mengikuti UN. Use menegaskan, satu minggu sebelum pelaksanaan UN, seluruh kepala SD di wilayah Cilodong dikumpulkan untuk diberi pembekalan. 

Kepala SD Integral Hidayatullah Reni Susilowati, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan personal kepada peserta UN. Dalam pendekatan tersebut beliau menjelaskan kemubadziran dalam penyemproton seragam. Lebih baik seragamnya diberikan kepada yang lebih membutuhkan ungkapnya. Tidak satu pun siswa yang kedapatan membawa alat semprot warna.
Melihat kegigihan siswa yang datang lebih awal pada UN tahun 2012 ini, Yuli wali kelas sekolah tersebut berharap semua anak didiknya menuai hasil maksimal. Sehingga lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. “Target kami siswa 19 peserta UN SD Integral Hidayatullah 100 persen lulus dengan nilai memuaskan,” tuturnya.

Secara keseluruhan, UN tingkat SD ini diikuti sebanyak 28.965 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 19.699 siswa SD Negeri, 4.338 siswa SD swasta, dan 4.919 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Ada tiga mata pelajaran yang diujikan di UN SD tahun ini, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Masing-masing mata pelajaran memiliki standar nilai kelulusan  UN berbeda. Untuk Bahasa Indonesia standar nilai kelulusannya adalah 5,00, Matematika 4,5, dan IPA 4,25.

Gerakan kejujuran
Sementara itu Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, mengajak masyarakat agar menjadikan Ujian Nasional sebagai momentum gerakan kejujuran nasional. "Untuk itu, sangat dibutuhkan dukungan dari orangtua, komite, guru, dan kepala sekolah, untuk memotivasi para siswa agar menerapkan kejujuran dan bersungguh-sungguh belajar," katanya.

Menurut Nur Mahmudi, nilai-nilai kejujuran sangatlah penting ditanamkan dan di nomor satukan dalam pelaksanaan ujian nasional, dan tentunya dalam segala hal.
Dikatakannya pula, jika ada siswa yang tidak lulus, maka angka ketidaklulusan jangan dikaitkan dengan reputasi jabatan, dan tidak boleh mengkorelasikan ketidaklulusan dengan jabatan kepala sekolah. 

Redaksi : Mohammada Khomaini
Editor    : Syukur Sudani Hulu

Kamis, 29 Maret 2012

Meningkatkan Kualitas Pendidikan, PPH Depok Mengadakan Lomba Karya Ilmiah

 Hidayatullah Depok

Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok mengadakan lomba karya ilmiah bagi santri-santrinya. Kegiatan yang dimotori oleh BEM STIE Hidayatullah Depok tersebut diikuti oleh Santri Aliyah dan Mahasiswa. Untuk tingkat santri mengangkat tema "Meningkatkan Kualitas Belajar dalam rangka Meraih Prestasi ", sedangkan untuk tingkat mahasiswa bertema " Meningkatkan Kualitas Pendidikan Menuju Peradaban Islam ".
" Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan pihak pesantren yang melibatkan mahasiswa dan santri secara keseluruhan". Ungkap ketua BEM pada acara pengumuman dan pembagian hadiah yang dilaksanakan pada hari selasa, 27 Maret 2012 di Masjid Ummul Quraa' usai shalat maghrib.

Ust Wahyu Rahman sebagai ketua PPH Depok dalam sambutannya senantiasa memberikan apresiasi dan dukungan atas terlaksanya kegiatan tersebut. " Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik, karena menulis adalah bagian dari manifestasi nilai-nilai wahyu sebagaimana dalam surah Al qalam. dan kami mendukung kegiatan ini dilaksanakan minimal satu atau dua kali dalam satu Tahun" imbuhnya.

Dari kegiatan tersebut yang berhasil  menjadi juara untuk Tingkat Santri Aliyah adalah Hendri Satrio sebagai juara pertama kemudian diikuti oleh deden Ahmad Sarifudin dan Vizal Alfianto. Sementara untuk tingkat Mahasiswa adalah Aditya Mahasiswa Semester 3 sebagai Juara kemudian Ahmad Muslimin dan Kardianto sebagai Juara jedua dan ketiga. Bagi para juara mendapatkan Hadiah sejumlah uang, buku dan sertifikat. sedangkan bagi peserta yang belum juara mendapatkan buku dan sertifikat. *Marsono



Selasa, 12 Juli 2011

SD Integral Hidayatullah Raih UN 11 Kota Depok

Excelent With Integral Character merupakan  Visi Sekolah dasar Integral Hidayatullah yang terintegrasi kegiatan Belajar mengajar (KBM)  dalam content, proses, sepirit dan budaya sekolah sehinga siswa mampu membangun visi hidup. Siswa tidak hanya memahami ilmu, tapi megikat makna, sehinga senang beramal sholeh dan berakhlak mulia.
Sekolah yang dibatasi tiap kelas 25 siswa dengan 2 orang guru ini dengan sistem active learning (student Centered), pada try out yang telah siswa-siswi ikuti, SD Integral hidayatullah mendapat peringkat tertiggi di kecamatan Cilodong ungkap Ibu Reny Susilowati kepala sekolah tersebut di saat memipin apel pagi di halaman sekolah bersama guru, staf dan seluruh siswa-siswi. Beliau juga mengunggkapkan untuk adek kelas  harus mencontoh kakak kalin dengan selalu belajar di rumah baik dengan kakak, ummi atupun abi.
Secara umum nilai hasil Ujian Nasiolal (UN) 2010-2011 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya potensi untuk lebih serius digali untuk meningkatkan kualitas pendidikan, (Monde) Monitor Depok, 21 Juni 2011 yang memuat UN SD Integral Hidayatullah Depok Urutan pertama di Cilodong.  Kepala UPT Pendidikan TK/SD Cilodong Use Supriadi hal ini diungkapkannya menyikapi raihan nilai hasil UN yang diumumkannya.
Untuk tahun ini tambah Use,  Sekolah integral Hidayatullah Depok  menepati urutan 11 SD Swasta dan Negeri Sekota Depok. Sementara untuk juru kunci ditempati SD Negeri Sukamaju 8 yang menempati urutan 25 untuk Cilodong dan berada diurutan 369 untuk Kota Depok.
Keberhasilan yang dicapai  siswa-siswi tersebut diharapkan mampu mengatarkan peserta didik lebih mencintai  Allah sebagai Robbnya, Muhammad sebagai tuladan serta taat pada kedua orang tuan dengan selalu berbuat baik dan mendoakanya.
Buat adek-adek selamat menempuh jenjang pendidikan selanjutnya, pesan bapak/ibu guru apa yang telah diajarkan di sekolah selalu diamalkan dalam tingkah laku dan perbuatan. Terus jangan lupa tetap jalan silaturahmi seperti yang Bapak/ibu sampaikan di kelas itu loe, yang akan mempererat hubungan kekeluargaan, memperpanjang umur dan mempermudah rizki. Buat orang tua bimbing dan ajarkan putra-putrinya anda seperti Lukman memdidik putranya.*[Admin/ypphd]

Baca Juga!!!